Powered By Blogger

11 April 2009

Peristiwa Dunia! Jeng Jeng Jeng Jeng!

Oke, sekaang kita bakal bahas "KEBAKARAAAN!" (jeng jeng jeng jeng!). Bagi anda yang suka api, waspadalah!karena anda akan segera kaget (mungkin nggak), soalnya gue bakal bahas yang berhubungan dengan api!

The Great Chicago Fire


Kronologi :
Waktu kebakaran di Chicago, tanggal 8 Oktober 187
1, kira-kira 300 jiwa melayang, terus lebih dari 8093712.844 meter persegi rusak dalam 27 jam saja. Kenapa cepet? Soalnya, dulu bagunan di sini itu terbuat dari kayu semua. Penyebabnya si belum jelas, tapi banyak legenda yang beredar, apinya dari peternakan milik Catherine O'Leary. Jadi begini :
Waktu itu, si O'Leary ini lagi memerah susu di peternakan sapinya, terus ada salah satu
sapi (ajaib) yang ngeliat lampu yang dibawa sama si wanita pemerah ini. Alhasil, si sapi (ajaib) ini nendang deh tu lampunya. Ya otomatis api menjalar ke mana-mana, pertama-tama (pasti) di peternakannya, terus merembet ke daerah lain.
Sebagai hasil akhir, sebagian besar jantung Chicago dan daerah utara kota ini h
abis dimakan api, dan rusak parah.
Kenangan :
Hal ini mendatangkan inspirasi untuk berdirinya National Fire Prevention Week, yaitu lembaga yang peduli terhadap bahaya kebakaran. Dari tahun 1958, lembaga ini (ke-)rajin(-an) berkampanye tentang pencegahan kebakaran, serta penanganannya.
Nggak cuma itu, biar masyarakat makin peduli tentang bahaya kebakaran dan bagaimana pencegahannya, International Marshals Association of North America menggelar perayaan untuk mengenang peristiwa ini. Ckckck


The Triangle Shirtwaist Factory Fire


Kronologi :
Kebakaran ini terjadi waktu 25 Maret 1911 yang melanda pabrik garmen Triangle Shirtwaist. Kebakaran ini kebakaran industri terbesar di New York City. Sekitar 148 pekerja meninggal terbakar, ada juga yang jatuh dari gedung waktu itu gara-gara mau menyelamatkan diri.
Waktu masih awal-awal, kobaran api terlihat di lantai 8 waktu para karyawan lagi siap-siap mau pulang. Karena di sana barang-barangnya rentan kebakar (meja kayu, kertas pola, kain), makanya apinya gampang melebur (lho?). Beberapa karyawan si sempet nyiram air, tapi yang namanya api cepet merembes ya jadi sia-sia banget. Karna nyadar sia-sia, jadinya para karyawan kabur lewat lift atau tangga darurat. Nah, yang lewat tangga ini ada sekitar 25 orang. Dan 25 orang ini meninggal di tempat karena tangganya roboh (Iih!).

Pemadam kebakaran baru dateng pas 15 menit kemudian. Finally, apinya berhasil dipadamkan setelah 1 stengah jam. Menurut keterangan pejabat setempat, api diduga dari putung rokok yang masih nyala.
Makanya, hati-hati tu sama rokok, terutama perokok. Udah nggak sehat, ngerugiin orang lain pula.
Kenangan :
Peristiwa ini mendorong pemerintah (sampai jatuh) setempat buat memperbaiki standar keamanan pabrik. Pemerintah juga mengabulkan tuntutan dari Internasional Ladies' Garment Workers' Union yang berjuang untuk kondisi kerja that better and savety.(Wow!)

The Hartford Circus Fire


Kronologi :
Sangking banyakanya peristiwa kebakaran, di tempat sirkus juga jadi 'makanannya' si jago merah. Nggak puas dia udah makan banyak tempat. Let's see this:
Tanggal 6 Juli 1944, waktu itu masih sore, rombongan sirkus Ringling Brothers dan Barnum & Bailey sedang mempertunjukkan aksi mereka di Hartford Circus, Connecticut. Di menit 20, api muncul di barat daya tenda. Penonton yang melihat, langsung berlarian keluar tenda.
Fred Badna, sang pemimpin sirkus, yang melihat penonton panik, menghimbau mereka agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar tenda. Tapi tetap digubris oleh penonton sangking paniknya.
Bahan pelapis tenda yang terdiri dari parafin dan gasoline adalah bahan yang mudah terbakar. Inilah yang membuat si 'merah' ini semakin liar 'memakan' makanan favorite-nya. Alhasil, banyak orang yang tewas terbakar di tempat karena terkena lelehan parafin. Hanya dalam 8 menit, api ini 'sukses' merobohkan tenda sirkus dan menyekap ratusan penonton. Dan 168 jiwa melayang karenanya.
Kenangan :
Salah satu kenangan yang tersisa adalah foto sang badut yang sedang menunjukkan ekspresi sedih yang bernama Emmet Kelly.
Foto itu sempat beredar di koran setempat, dan sampai sekarang, peristiwa itulah yang dikenal sebagai the day the clowns cried.


No comments:

Post a Comment